“ Kita, Kita semua
adalah buah dari pohon yang sama,
dedaunan dari sebuah cabang,
bunga – bunga sari taman yang sama,
not – not dari halaman musik yang sama,
kord – kord dari lagu indah yang sama,
meski jari – jari ditanganku ada lima,
tentang tanganku, harus dikatakan
hanya ada satu saja”
konser Musikademia II, Gelora Bung Karno, 2001 (dalam Leksono 2004*)
Bayangkan seribu karya per satu orang kali seribu pegiat desain berada di atap yang sama, hilir mudik di kampus, fakultas, jurusan dan bidang yang sama, berkarya atas nama bidang yang sama, tapi tanpa sebuah pergerakan yang sama. Singkatnya itu saja analogi yang mewakili alasan betapa pentingnya sebuah kolektif yang memfasilitasi proses berkarya bagi setiap pegiatnya.
Kreativitas atau jabaran sederhananya beraktivitas kreatif, atau berkreasi, sudah tentu dilakukan per satu mahasiswa DKV perharinya hingga pertahunnya, entah itu modusnya tugas kuliah, pemantapan softskill untuk bekerja, money oriented, atau modus apapun. Cukupkah prestasi demikian?. Bayangkan untuk kedua kalinya, keberagaman aktivitas berkarya di bidang desain tanpa suatu pengikat berupa wadah yang mampu memberikan referensi, wawasan keilmuan desain dan ruang pengaplikasiannya, nilai dan kapasitas sebagai cikal bakal desainer yang siap berkecimpung di dunia masyarakat, wadah yang memfasilitasi itu semua.
Hadirnya PROCESS SCHOOL OF ILLUSTRATION sebagai komunitas yang dibentuk kolektif oleh mahasiswa fakultas desain UNIKOM cukup menjawab permasalahan tadi. Lahir sejak Oktober 2007, dilatarbelakangi dan dilandasi sebagai sebuah komunitas kreatif yang menghimpun mahasiswa untuk sharing dan membuka diskusi seputar perkembangan desain dikalangan institusi dan masyarakat. PROCESS sebagai wadah komunikasi diskusi visual memiliki peranan penting khususnya dalam praktik hasil desain yang ditujukan untuk kepentingan masyarakat luas. Jadi, PROCESS aktif mewadahi gagasan di bidang desain yang merangkul kepentingan masyarakat dan melibatkan para mahasiswa sebagai pemuda, roda penggerak pergerakan.
Mewadahi gagasan mahasiswa? Lalu apa bedanya dengan HIMA DKV UNIKOM?
Tentu saja berbeda. Salah satunya, HIMA dari, oleh, dan untuk mahasiswa, sedangkan PROCESS boleh jadi dari, dan oleh mahasiswa, tapi untuk publik, untuk masyarakat secara luas. Lebih jelasnya, PROCESS SCHOOL OF ILLUSTRATION merupakan proyek mandiri yang terlepas dari keterikatan organisasi dengan intansi kampus, fakultas, jurusan DKV, walaupun keberadaannya diketahui dan dibesarkan oleh birokrasi tadi. Berbeda dengan HIMA yang kita ketahui merupakan turunan kecil dari birokrasi fakultas dan jurusan DKV.
Apa saja yang sudah kami lakukan?
Kami mengaplikasikan semua keilmuan DKV yang didapat dari bangku kuliah per mahasiswa dimasanya, kedalam karya yang universal dengan tema, media, dan waktu yang sama. Dibawah ini prestasi – prestasi yang sudah kami lalui bersama dari tahun terbentuknya, 2007 hingga 2009, dibawah kibar bendera PROCESS dan cukup mengharumkan nama almamater dan fakultas.
PROCESS SCHOOL OF ILLUSTRATION lahir dari kebutuhan bahwa untuk menjual atau merepresentasikan karya seni dan desain sebagai media atau pesan yang manfaatnya bisa dirasakan langsung oleh masyarakat, tidak bisa dilakukan oleh satu orang saja, atau kelompok tanpa kapasitas jaringan yang memadai, atau kelompok dengan idealisme pribadi.
PROCESS seperti halnya komunitas lain, kebesaran dan keefektifan kontribusinya tentu membutuhkan banyak partisipan maupun apresiator yang mau berkolektif dan melakukan pergerakan di bidangnya (desain). Motto kami saat ini : “SEDANG INGIN BERPRESTASI!” jadi, diskusi yang dibuka pun, bukan sekedar diskusi mengangkat wacana, menciptakan gagasan, tapi tanpa kelanjutan. Dari manapun kalangan keilmuanya, periode akademiknya, siapapun yang memiliki visi dan misi yang sama dan mau bergerak bersama, dalam hal ini karya seni dan desain untuk masyarakat, PROCESS membuka diri untuk bekerjasama. Ayo Berkarya!
Lantas siapakah apresiator dan partisipan itu, perorangan mahasiswa DKV, atau hanya anggota resmi PROCESS saja?
Sejak berdirinya tahun 2007 hingga 2009, PROCESS telah berhasil melibatkan sejumlah nama- nama mahasiswa prestatif dalam event – event hingga sekaliber nasional, baik pengurus aktif maupun partisipan dari kalangan mahasiswa DKV UNIKOM. Ini sebuah prestasi. Artinya, PROCESS secara mandiri berhasil membuka celah baru bagi mahasiswa DKV untuk menambah kapasitas dirinya, berkarya dan berprestasi membawa nama baik komunitas dan almamater.
PROCESS SCHOOL OF ILLUSTRATION menjamin mau dan mampu, mewujudkan gagasan baru diruang lingkup kedesainan untuk masyarakat yang lebih baik. Ayo gabung!

Tidak ada komentar:
Posting Komentar